Bagaimana Cara Menjadi Seorang Ibu yang Cinta untuk Anak Laki-Laki Anda

Seorang sejarahwan populer Amerika, Washington Irving, menyebutkan “Ibu adalah teman akrab sejati, hanya ibulah yang selalu bersama dengan kami didalam seluruh kesusahan, rasa sedih dan kala tergelap didalam hidup kita.” Dalam kehidupan ini, sosok atau figur seorang ibu memiliki peran benar-benar penting didalam pertumbuhan mental serta emosional seseorang. Ibu digambarkan sebagai sosok malaikat yang nyata didalam kehidupan seorang manusia, kasih sayang dan kelemahlembutannya tak tergantikan oleh apa pun.

Karakter seorang ibu benar-benar penting bagi setiap anak baik perempuan maupun laki-laki. Namun terutama bagi anak laki-laki, ibu adalah cinta pertama dan sejatinya, sosok yang dapat mendidiknya untuk menjadi teristimewa yang penuh kasih dan bertanggung jawab.

Para ibu betapa penting peran tugas Anda bagi anak laki-laki Anda khususnya, didiklah mereka supaya menjadi pria-pria yang sabar, penyanyang, penuh percaya diri dan bertanggung jawab bagi keluarganya suatu hari nanti. Guna mewujudkannya, berikut adalah 6 cara yang dapat Anda menggunakan untuk menjadi ibu yang baik bagi anak laki-laki Anda:

1. Mengajarkan kesabaran dan ketegaran

Masalah demi persoalan yang menimpa didalam keluarga Anda, hendaknya Anda tangani bersama dengan kesabaran. Kesabaran yang ditunjukkan oleh seorang ibu, dapat menjadi perumpamaan nyata bagi anak-anaknya. Ketika Anda sabar dan tegar, perihal itu akan mengajarkan kepada anak Anda, secara tidak langsung, supaya mereka terhitung kuat menanggulangi permasalahan yang akan dihadapinya kelak kala telah dewasa nanti.

2. Mengajarkan kelemah lembutan

Seorang anak laki-laki yang tumbuh tanpa seorang ibu, biasanya akan menjadi seseorang yang kasar, kurang peka terhadap diri sendiri, tidak menghargai orang lain serta lingkungan sekitarnya. Ajarkanlah kepada anak laki laki Anda supaya menjadi lemah lembut didalam bersikap, tanpa mesti menyingkirkan segi ketegasannya.

3. Sebagai perekat

Terkadang di didalam rumah tangga konflik pertikaian sesama bagian keluarga dapat tak terhindarkan, ibu adalah salah satu orang yang semestinya berdiri terhadap posisi netral. Jadilah penengah dan pendamai perselisihan antara anak bersama dengan papa atau anak bersama dengan saudaranya. Secara singkat jadilah “perekat” untuk mempersatukan seluruh bagian keluarga, supaya dapat bekerja serupa bersama dengan baik.

4. Menjadi penyemangat

Ada kalanya hari-hari anak Anda penuh bersama dengan tantangan, jadilah ibu yang peka bersama dengan kondisi yang anak Anda sedang rasakan. Berpikirlah secara positif dan berikan kata kata mutiara yang santun serta dukungan penyemangat supaya anak Anda memiliki keyakinan dan perasaan optimis yang tinggi bahwa segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya.

5. Menjadi penasihat yang baik

Ada kalanya seorang anak akan bimbang kala akan menyita sebuah ketetapan untuk yang pertama kalinya. Peran Anda di sini benar-benar diperlukannya, berikanlah masukan dan nasihat-nasihat yang dia perlukan, bantulah dia untuk percaya diri dan dapat paham efek baik serta tidak baik dari setiap ketetapan yang akan dia ambil. Yakinkan dia bahwa apa pun ketetapan yang akan dia ambil, itu adalah yang terbaik untuknya.

6. Menjadi ibu yang pemberani

Sebagai seorang wanita Anda terhitung mesti berani didalam laksanakan beragam aktifitas. Kadang Anda mesti laksanakan sendiri tugas-tugas seorang pria, tanpa mesti tunggu sampai suami Anda pulang dari kerja, kala hujan deras dan atap rumah bocor, Anda dapat berinisiatif laksanakan seorang diri untuk menambal atap rumah Anda yang bocor tersebut. Mungkin bagi Anda perihal itu sepele, tapi di mata anak Anda, Anda adalah seorang ibu yang hebat.

Add Comment